Senin, 14 Oktober 2013

Self Improvement!

Yang namanya hidup itu kan harus punya target
Yang namanya hidup itu kan harus ada perbaikan
Yang namanya hidup itu berputar dan harus berubah
Yang namanya hidup itu kan harus bisa terima segala sesuatu yang sudah ditakdirkan
Yang namanya hidup itu harus bersyukur
Yang namanya hidup itu harus memilih
#Yaaaa namanya juga hidup
Itulah beberapa kalimat yang lagi rajiiin banget muter – muter di keseharian gue
Berhubungan dengan kerjaan, sekolah, dan……. asmara *ehm
Bicara tentang hidup, gue memang bukan ahli kehidupan, umur gue aja baru 21 tahun. (21 tahun itu harus dimulai dengan kata awal baru sehingga menjadi “baru 21 tahun” atau sudah, dan menjadi “sudah 21 tahun”) itu 2 kata depan maknanya akan langsung berbeda jomplang looh J
Oke, kita bicara dalam ranah hidup yang “baru 21 tahun”
Dengan kalimat itu berarti yang diperbolehkan berputar di otak gue adalah :
“Yaelaaaah mild, baru 21 tahun kali, hidup aja dulu yang bener, banyak seneng2nya, cari uang yang banyak, kuliah yang bener, bahagiain keluarga, lakuin hal yang belum pernah dilakuin, jangan menye2 gegara urusan cinta! :p”
Begitu kira-kira.
Nah, sekarang kita bicara dalam ranah hidup yang “sudah 21 tahun”
Dengan kalimat itu berarti yang diperbolehkan berputar di otak gue adalah :
“milda veronika, lo itu kan udah 21 tahun, harus ada perubahan, kedewasaan berfikir, bertingkah laku, mengambil keputusan, itu sudah harus berbeda dengan milda versi 3 tahun yang lalu. Coba self improvement, perbaiki yang rusak, tingkatkan apa yang masih kurang”
Kira – kira begitu.
Mengetahui hal itu, mana yang lebih baik? Gue berkiblat pada “baru 21 tahun” atau “sudah 21 tahun”
Kalau pakai kalimat pertama akan membuat gue lebih menikmati hidup, memotivas, dan ngebalikin karakter gue yang easy going.
Kalau pakai kalimat kedua, akan membuat gue menjadi…… wanita!
Sebenernya gue masih nyaman sama jiwa gue yang sekarang ini, kalo boleh milih, gue maunya ber jeans + kaos + sneakers terus deeh dibandingkan pakai dress + high heels.
Tapi balik lagi ke definisi hidup yang ada diatas, hidup itu berputar harus berubah dan selalu ada perbaikan.
Ngomong – ngomong mengenai perbaikan, sejujurnya gue pernah punya target memperbaiki diri yang sudah ngaret 1 tahun dan belum juga terwujud. *ngaret kok setaun mba!*  :hammer
mau tau target apa? Ada deeeeeeh :p
hey, tapi Sejujurnya,  gue juga punya masalah sama kedewasaan. Dikarenakan badan gue segini – gini aja ukurannyaa (bersyukur kok bersyukur masih sehat sempurna), ditambah suara gue yang cempreng melengking kaya kaleng (bersyukur kok bersyukur) plus kelakuan gue yang kaya bocah (waaaini!) membuat gue setiap di appraisal pak boss selalu mendapat komen yang sama : “milda, kurangi pecicilan, kamu itu sudah bukan milda yang pertama kali masuk cotton” *ampuun pak*
dan sebenarnya, masalah gue itu insya Allah bisa dipecahkan dengan menjalankan apa yang sudah gue targetkan.
Berangkat dari pemikiran itu, mulailah gue mengontak orang – orang yang sudah expert dan Insya Allah bisa dipercaya, adalah nama – nama seperti Nuzul Laisya, Annisa Hasanah dan Tias Atma yang gue ajak diskusi mengenai ini.
*Hey kalian, kalau baca silahkan lambaikan tangan ke kamera :D*
Dan pada akhirnya, gue coba melakukan uji nyali terhadap diri gue sendiri hari minggu kemarin. Sbuah Urusan kantor mengharuskan gue untuk bergentayangan ke PIM 2. Biasanya sih ada yang nemenin… biasanya…… Cuma berhubung gue ini sekarang sudah absolutely single *ehm* akhirnya gue ngajak si dinda deh buat nemenin.
Berangkatlah gue sama dinda dari rumah sekitar jam 7 malam dengan sosok milda yang belum pernah ada di hari hari sebelumnya. Secara yaa itu Pertama kalinya gue pergi berhijab broooo beri tepuk tangaaan*prok prok prok*
ya memang belum bisa istiqamah dan konsisten sih, karena sekarang aja rambut gue masih berkibar  - kibar -,- tapi paling ngga belajar dulu, proses, semoga cepat terbiasa dengan penampilan seperti itu :D
Lagian gue inget kok tentang statement yang pernah gue celetukan jaman dulu itu ketika gue masih sama sang *ehm*ya  itu lah..
gue inget banget celetukan ini gue lontarkan malem2 waktu gue lagi di boncegin naik motor sama dia. kira2 perkataan gue gini :
Gue : “aku mau deh berjilbab”
Dia : “ya pake lah”
Gue : “aku maunya pake jilbab tapi kamu nya ngga ada”
Nahloooh… gue gatau pasti sih dia denger atau ngga tapi seinget gue dia denger deh karena dia cuma ketawa2 aja denger celetukan itu. Kalo mau coba cross check coba aja Tanya sama yang bersangkutan *penting bangeeet mild?* :p
Dan lo tau apa? Gue ngerasa Allah sedang meminta pertanggungjawaban atas celetukan gue malam itu! Haha
Asal lo tau yaa, Allah itu kan baik banget sama gue, setiap gue ada masalah dan gue minta sama Dia, pastiiiiiiiiii langsung ditolongin. Dari yang galau kuliah kerja, masalah Juli masuk rumah sakit, minta tambahan rejeki, itu selalu ditolongin sama Dia. Masa gue ngga ada makasih2 nya sama sekali jadi hamba Nya?
Lagian ya, kalo balik lagi dikaitin masalahnya sama self improvement  dengan berhijab itu selain Insya Allah akan memecahkan masalah gue mengenai ke-de-wa-sa-an!, juga akan memperkaya diri gue kok. Nih syukurisasi yang udah gue punya :
1.       Alhamdulillah gue dikasih kecerdasan yang diatas rata2
2.       Alhamdulillah gue punya kepribadian yang insya Allah menyenangkan bagi orang – orang sekeliling gue
3.       Alhamdulillah gue dari keluarga yang selalu terbuka dan welcome sama siapapun orang baik yang masuk ke keluarga gue
4.       Alhamdulillah karir gue baik, gue kuliah dan sebentar lagi Insya Allah lulus
5.       Alhamdulillah fisikly gue sehat tanpa kekurangan suatu apapun
6.       Daaan berbagai macam ke Alhamdulillah an lain yang takutnya malah jadi Riya kalo disebutin satu - satu
Nah, tinggal di poles sedikit lagi dengan menambah hijab dikepala ini, maka jadilah gue anak soleha :)
Selain itu, kalo dulu pergi2 gue ada yang mengiringi, ada yang jagain, dan karena hidup itu berubah dimana sekarang gue “single” maka seharusnya hijab itu akan menjaga gue dari tangan – tangan jahil dan usil. Hehe
Jadi, “Insya Allah istiqamah” kalau boleh pinjem perkataan dari orang disebrang sana. *haiii kamuuu* tinggal tunggu tanggal mainnya. Sekarang ini sedang proses pembelajaran dan pengumpulan perlengkapan yang dibutuhkan.
Minta doanya yah semuaaaaa :)
Assalammualaikum!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar