Senin, 17 Juni 2013

alarm silaturahmi


It was 16/06/2013 , 23:35 , ketika saya memutuskan membuka notebook. Bukan untuk mengerjakan 2 grand paper yang sudah hampir mendekati deadline, bukan juga untuk menyelesaikan tugas kantor yang harusnya di submit hari Jumat lalu, tapi memang karena sedang ada pikiran melintas di dalam otak saya.

Sepanjang 2 minggu lalu merupakan minggu yang penuh dengan duka bagi 2 orang teman main saya sejak kecil dirumah. Hari minggu, ayah dari Dewi meninggal dunia. Setelah hari minggu itu, Jumat 2 minggu berikutnya, tepatnya Jumat minggu ini, Ibu dari Cia yang berpulang ke pelukan Allah SWT.
Saya main sama 2 teman saya sejak saya berumur 9 tahun. Kami memiliki kelompok bermain yang terdiri dari saya, via, cia, dewi dan andika. Selama 12 tahun pertemanan tersebut belum pernah diantara kelompok pertemanan kami maupun dengan kumpulan cowo2 sekitar rumah yang berduka karena ada orang tua yang dipanggil. Dan ketika  hal itu terjadi, setelah 12 tahun kebersamaan, dan hal itu langsung saja terjadi tanpa ada yang bisa mencegah, tanpa ada yang bisa menolak.

Seperti yang sudah banyak digaungkan :  umur, rezeki, jodoh adalah seutuhnya hak monopoli dari Tuhan untuk menentukan.

Ketika kita  berduka, maka kita akan melihat siapa saja orang2 yang peduli sama kita. Mereka berdatangan, untuk sekedar mengucapkan 2 kata : Sabar ya... dan 2 kata itu akan menjadi 2 kata yang tidak hanya sekedar 2 kata, karena 2 kata itu mengalir dari orang-orang yang memang benar-benar peduli.

Dari 2 kejadian tersebut, memotivasi saya untuk kembali merajut tali-tali silaturahmi yang sudah mulai merenggang. Kehidupan kuliah dan kerja nampaknya membuat saya seperti lupa berpijak di tanah. Terlalu larut kemudian tenggelam dalam 2 hal tersebut, sehingga agak lalai untuk bersosialisasi secara nyata. Amit-amit deh kalau hanya bisa/baru bisa bertemu dengan kawan lama ketika berada dalam situasi duka. Toh menjalin silaturahmi = memanjangkan umur dan melapangkan rizki.

Berangkat dari pemikiran itu akhirnya saya memulai mengkontak kembali teman – teman lama saya dan melakukan pertemuan. Sudah terealisasi pada beberapa sahabat di smk dan sahabat ketika masih Merah – Putih.
Yaah... semoga ini bisa terealisasikan dengan baik sebelum puasa tiba, bulan depan J
Sampai jumpa 
Salam,
 Milda Veronika *pakai nada jeremy tetty*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar