Hey ceritamilda, kalo boleh dibilang this is my freaki bad day sooo damn!
Gue mau cerita tentang satu kalimat yang jd tag line tulisan gue ini. Kepercayaan .
Hari ini gue balik dari kantor jam 9 malem, ini semua dikarenakan ada satu insiden dimana kepercayaan merupakan hal yang sangat berperan besar dalam kasus yang terjadi di hidup gue episode 3 Mei 2011.
Di kantor salah satu pelanggan sebut saja tuan A hari ini mengajukan complain yang berhubungan dengan suatu hal yang sangat riskan “uang”. Dan seperti yang kita sama-sama tau yang namanya sudah berhubungan dengan uang hal yang utama dan pertama haruslah dilandasi dengan rasa saling percaya. Nah ini dia pangkal masalah dari semuanya, yaitu percaya.
Yang di persoalkan adalah si Tuan A tersebut kekeuh kalau yang menjadi kewajibannya sudah dia lunaskan melalui orang kepercayaannya. Disisi yang bersebangan dengan beliau gue ngerasa tidak menerima apa yang sudah dia sebutkan tersebut. Gue yang sudah berada cukup lama di lingkungan kantor dan sudah percaya dengan orang yang bertugas dibagian penagihan sepakat bahwa memang kewajiban tersebut belum dituntaskan oleh si Tuan A.
Memang si kemungkinan yang lain itu selalu saja bisa terjadi. Di pikiran gue sekarang ada 2 kemungkinan: Pertama dikarenakan orang kepercayaan si Tuan A yang memang sudah cukup berumur sehingga ada kemungkinan doi lalai/lupa bahwa tagihan yang dianggapnya sudah dibayar padahal belum, atau kemungkinan lain adalah bahwa orang yang ditugaskan dari pihak kantor gue yang tidak bisa dipercaya dimana tagihan tersebut memang sudah dibayar namun tidak disampaikannya dengan baik.
Tagihan yang dipersoalkan sih sebenarnya tidak sebanyak uang yang dilaundry oleh melinda dee, gayus atau orang-orang lain yang semacam itu. Tidak terlalu banyak angka 0 yang dijejerkan. Cuma 160.000 kok. nominal yang tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan nominal yang menjadi kasus dari petinggi-petinggi negara ini.
Namun seperti yang tadi gue bilang masalah ini lebih ke masalah kepercayaan. Karena 160.000 si Tuan A dapat dipastikan tidak lagi meletakkan kepercayaannya ke kantor gue, dan dipastikan juga si orang yang bertugas dikantor gue tidak lagi diberikan kepercayaan sepenuh sebelum kasus ini terjadi. Ya abis bagaimana dong? Tuan A sangat mempercayai dengan segenap jiwa raga ke orang kepercayaannya bahwa yang menjadi kewajibannya sudah dituntaskan. Dan di pihak gue dikarenakan keseluruhan yang sudah si petugas lakukan telah sesuai dengan prosedur sehingga kesimpulan yang diambil adalah bahwa memang si Tuan belum menuntaskan kewajibannya.
Bingung kan? Gue aja bingung. Haha
Ini Cuma 160.000 looh, apa kabarnya Indonesia yaaa yang kasus beginiannya bisa sampai 16000000000000???
Yaudahlah besok semua akan terjawab. Semoga saja besok tidak menjadi my freaki bad day sooo damn part 2. Amiiin :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar